Analisis Pendapatan Usaha Peternak Sapi Potong Sistem Intensif di Desa Sukarame Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya

Penulis

  • Salim Department of Industrial Engineering, Sekolah Tinggi Teknologi Cipasung
  • Ajeng Sabarini Muslimah Department of Industrial Engineering, Sekolah Tinggi Teknologi Cipasung
  • Ikhsan Fauzan Nuzaba Department of Industrial Engineering, Sekolah Tinggi Teknologi Cipasung

Kata Kunci:

Peternakan Sapi, Kuantitatif, Pendapatan Usaha

Abstrak

Desa Sukarame merupakan salah satu desa dari 6 desa di wilayah Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya, desa ini merupakan desa yang berada pada lokasi strategis. Secara kondisi ekonomi, melihat wilayahnya yang masih asri dipenuhi oleh sawah, kebun, pegunungan, hampir 55% penduduknya bekerja sebagai petani dan peternak. Di Desa Sukarame ada 2 usaha peternakan berupa ternak sapi potong yang menggunakan sistem intensif  yaitu peternakan Nyencang dan Cantilan, peternakan tersebut telah berdiri lebih dari 4 tahun. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pendapatan usaha peternak sapi potong sistem intensif di Desa Sukarame, dengan metode kuantitatif deskriptif. Penelitian ini mendeskriptifkan mengenai besarnya pendapatan yang diperoleh pelaku usaha ternak sapi potong di Desa Sukarame. Analisis data yang digunakan yaitu dengan menghitung pendapatan dari hasil penjualan ternak sapi per ekor selama periode pemeliharaan dari masing masing peternak, dan menyusun data tersebut. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pendapatan peternak dalam usaha peternakan sapi potong sistem intensif di Desa Sukarame pada peternakan Nyencang pendapatan yang didapat sebesar Rp. 2.458.300/ ekor selama 6 bulan pemeliharaan dan pada peternakan Cantilan sebesar Rp. 3.044.915/ ekor selama 1 tahun pemeliharaan. Adanya perbedaan tersebut disebabkan oleh periode pemeliharaan serta perbedaan jenis ternak yang dimiliki dalam menjalankan usahanya.

Referensi

Darmawi, Herman. 2011. Manajemen Perbankan. Jakarta: Bumi Aksara. Direktorat Bina Usaha Tani. 1985. Usaha Peternakan Perencanaan Usaha, Analisa dan Pengolahan. Dirjen Peternakan. Departemen Pertanian. Jakarta.

http://sukarame-sukarame.sideka.id/profil/ (diakses 27, juni 2022).

https://jabar.bps.go.id/indicator/158/255/1/populasi-hewan-ternak-.html (diakses 27 juni 2022).

https://nasional.kontan.co.id/news/kebutuhan-daging-sapi-tahun-ini-700000-ton-produksi-dalam-negri-hanya-separuhnya (diakses 27, juni 2022).

https://simpedal.tasikmalayakab.go.id/sektor/3 (diakses 27, juni 2022).

Munawir, S. 2012. Analisis Informasi Keuangan, Liberty, Yogyakarta.

Prasetya, H. 2012. Prospek Cerah Beternak Sapi Perah. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.

Rasyaf, M. 1995 Beternak Ayam Petelur. Jakarta: Penebar Swadaya.

Rasyaf, M. 2003. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya. Jakarta.

Soekartawi, 2006. Analisis Usahatani. Jakarta. UI-Press. 110 hal.

Soekartawi. 1995. Analisis Usahatani. Jakarta: UI-PRESS.

Suratiyah, K. 2009. Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.

Susilorini, E.T. 2008. Budi Daya 22 Ternak Potensial. Penebar Swadaya, Jakarta.

Syamsidar. 2012. Analisis Pendapatan Pada Sistem Integrasi Tanaman Semusim Ternak Sapi Potong (Integrated Farming System) di Kecamatan Sinjai Tengah. Kabupaten Sinjai. Skripsi. Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan. Fakultas Peternakan. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Unduhan

Diterbitkan

30-01-2023

Cara Mengutip

Salim, Muslimah, A. S. ., & Nuzaba, I. F. . (2023). Analisis Pendapatan Usaha Peternak Sapi Potong Sistem Intensif di Desa Sukarame Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya. Cipasung Techno Pesantren: Jurnal Ilmiah, 17(1), 18–25. Diambil dari https://journal.sttcipasung.ac.id/index.php/CTP/article/view/24

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama